•Bahaya bagi Usia 60 Tahun ke Atas, bukan lagi hanya "Tiga penyakit" (tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol)•
Kini ada penyakit lain yang dianggap lebih berbahaya.
*Empat Penyakit* yang Perlu Diwaspadai
*Depresi (stres berat)*
*Menutup diri (isolasi sosial)*
*Pikun (demensia)*
*Mudah lupa (gangguan daya ingat)*
• Bagaimana Cara Mencegahnya?
*Banyak berbicara dapat membantu mencegah depresi.*
_Sering bercerita atau mengobrol dapat membantu mencegah seseorang menjadi tertutup._
*Sering bercanda dan tertawa dapat membantu menjaga kesehatan otak sehingga mengurangi risiko kepikunan.*
_Mengobrol santai tentang berbagai hal dapat membantu melatih daya ingat._
*"Strategi Sederhana"* untuk Mengurangi Risiko *"Empat Masalah"* Tersebut
*• Berkumpullah dengan beberapa sahabat atau teman dekat.*
Lalu berbincang santai tentang berbagai hal.
Insya Allah, semoga tetap sehat.
Dikutip dari Seorang Dokter di Universitas Taiwan: _*Mengapa Orang Lanjut Usia Perlu Banyak Berbicara?*_
Disebutkan bahwa semakin bertambah usia, *seseorang sebaiknya semakin banyak berbicara.* *Tujuannya* adalah _agar otak tetap aktif dan fungsi kognitif terus terlatih._
• *Ada tiga manfaat utama bagi lansia yang sering berbicara:*
*Pertama:*
Berbicara mengaktifkan otak dan melatih kemampuan berpikir agar tetap tajam. Bahasa dan proses berpikir saling berkaitan. Berbicara dengan lancar membantu melatih respons berpikir dan memperkuat daya ingat. Lansia yang jarang berbicara cenderung memiliki risiko penurunan fungsi kognitif yang lebih tinggi.
*Kedua:*
Berbicara dapat menjadi sarana menyalurkan isi hati, mengurangi beban pikiran, serta membantu meredakan stres. Memendam perasaan terus-menerus dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental. Karena itu, membiarkan orang tua banyak berbicara sebenarnya merupakan hal yang baik.
*Ketiga:*
Berbicara juga melatih otot-otot wajah, tenggorokan, serta paru-paru. Aktivitas ini membantu menjaga fungsi organ-organ tersebut tetap aktif seiring bertambahnya usia.
Kesimpulan
Semakin bertambah usia, usahakan tetap banyak berbicara, bersosialisasi, dan bergaul dengan orang lain.
Menjaga aktivitas sosial dan mental merupakan salah satu cara penting untuk membantu mempertahankan fungsi otak pada usia lanjut.
*"Demensia"* memang merupakan penyakit yang sangat ditakuti pada usia lanjut. *Hingga kini belum ada obat yang dapat menyembuhkannya secara tuntas, meskipun tersedia berbagai terapi untuk membantu memperlambat perkembangan gejala.*
Pada tahap yang berat, penderita dapat mengalami penurunan daya ingat hingga sulit mengenali anggota keluarganya sendiri, sehingga membutuhkan bantuan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga dunia medis terus menemukan pengobatan yang semakin efektif.
Karena itu, mari kita dorong orang tua kita untuk tetap aktif berbicara, bergaul, dan bersosialisasi.
_*Jangan mudah kesal apabila orang tua sering bercerita atau mengulang-ulang pembicaraan.*_
Bisa jadi itu merupakan bagian dari *kebutuhan* mereka untuk tetap menjaga *Kesehatan Mental dan Fungsi Otaknya.*
Semoga bermanfaat.
Barakallahu fiikum (Semoga Allah memberkahi kalian semua).
*Catatan:*
Sebagian isi tulisan ini sejalan dengan hasil penelitian bahwa interaksi sosial dan aktivitas mental dapat membantu menjaga kesehatan otak. Namun, beberapa klaim seperti "banyak berbicara adalah satu-satunya cara mencegah pikun" atau manfaat spesifik lainnya tidak didukung bukti ilmiah yang kuat. Pencegahan demensia melibatkan banyak faktor, seperti olahraga teratur, pola makan sehat, tidur yang cukup, mengendalikan tekanan darah dan diabetes, tetap aktif secara sosial, serta terus melatih kemampuan berpikir.
**Diambil dari berbagai sumber
0 Komentar
"Tinggalkan komentar yang membangun dan bermanfaat. Komentar yang mengandung spam, tautan promosi (jika tidak relevan), atau SARA akan otomatis dihapus oleh sistem. Melangkah maju membawa harapan dan impian!"