Oleh: H. Azkar Badri
Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah dan Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan kita semua selaku umatnya sampai akhir zaman. Aamiin.
Bulan Rabiul Awal adalah bulan yang sangat istimewa. Di bulan inilah Rasulullah SAW dilahirkan, tepatnya tanggal 12 Rabiul Awal. Dia dilahirkan membawa risalah untuk semua ummat manusia di muka bumi. Sebagai gaiden buat keselamatam dunia dan akhirat. Karena itu, kita ummat Islam harus bersyukur, dan dalam bentuk syukur itu juga kita memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw. Memperingati Maulid bukan sekadar seremonial. Tujuannya satu: menghidupkan kembali semangat meneladani Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Dan cara paling sederhana untuk menunjukkan cinta kita adalah dengan memperbanyak sholawat.
Allah SWT sendiri memerintahkan kita bersholawat kepada Nabi:
*Allah berfirman:*
> Ø¥ِÙ†َّ اللَّÙ‡َ ÙˆَÙ…َÙ„َائِÙƒَتَÙ‡ُ ÙŠُصَÙ„ُّونَ عَÙ„َÙ‰ النَّبِÙŠِّ ۚ ÙŠَا Ø£َÙŠُّÙ‡َا الَّذِينَ آمَÙ†ُوا صَÙ„ُّوا عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ ÙˆَسَÙ„ِّÙ…ُوا تَسْÙ„ِيمًا
> _"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."_
> *(QS. Al-Ahzab: 56)*
Perhatikan, Allah memulai dengan menyebut diri-Nya dan para malaikat lebih dulu bersholawat. Baru kemudian memerintahkan kita. Ini menunjukkan betapa agung kedudukan Nabi di sisi Allah.
Keutamaan Sholawat
Rasulullah SAW bersabda:
> Ù…َÙ†ْ صَÙ„َّÙ‰ عَÙ„َÙŠَّ صَÙ„َاةً صَÙ„َّÙ‰ اللَّÙ‡ُ عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ بِÙ‡َا عَØ´ْرًا
> _"Barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali."_
> *(HR. Muslim no. 408)*
Hadits lain:
> Ø£َÙˆْÙ„َÙ‰ النَّاسِ بِÙŠ ÙŠَÙˆْÙ…َ الْÙ‚ِÙŠَامَØ©ِ Ø£َÙƒْØ«َرُÙ‡ُÙ…ْ عَÙ„َÙŠَّ صَÙ„َاةً
> _"Orang yang paling berhak bersamaku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku."_
> *(HR. Tirmidzi no. 484, hasan)*
Jadi memperbanyak sholawat bukan hanya ritual. Ini investasi untuk dekat dengan Nabi di dunia dan di akhirat.
Memperingati Maulid Menurut Para Ulama
Para ulama berbeda dalam bentuk perayaan, tapi mayoritas sepakat pada inti Maulid: mengingat sirah, meneladani akhlak, dan bersyukur atas lahirnya Nabi.
*Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani* rahimahullah berkata:
_"Asal peringatan Maulid adalah bid'ah yang belum pernah dilakukan di masa Salaf. Namun di dalamnya terkumpul kebaikan-kebaikan seperti sedekah, membaca Al-Qur'an, dan menampakkan syiar kegembiraan atas kelahiran Nabi. Maka siapa yang melakukannya dengan tujuan itu, dan menjauhi kemungkaran, maka ia diberi pahala karena niat baiknya."_
*(Al-Hawi lil Fatawi 1/292)*
*Imam An-Nawawi* rahimahullah memasukkan bab khusus tentang memperbanyak sholawat di kitab _Al-Adzkar_. Beliau menekankan bahwa sholawat adalah ibadah yang paling ringan di lisan tapi paling berat di timbangan.
*Imam As-Suyuthi* dalam kitab _Husnul Maqsid fi 'Amalil Maulid_ menyatakan:
_"Mengadakan peringatan Maulid adalah perkara baik. Karena di dalamnya ada bentuk syukur kepada Allah atas nikmat diutusnya Nabi. Dan bersyukur kepada Allah adalah perintah."_
*Syaikh Ibnu Utsaimin* rahimahullah mengingatkan:
_"Yang penting dari Maulid bukanlah makanannya, bukan pula syairnya. Yang penting adalah: apakah setelah Maulid kita semakin cinta sunnah dan semakin menjauhi maksiat."_
Intinya: para ulama mendorong kita mengambil sisi positif Maulid. Jadikan momentum untuk majelis ilmu, sholawat, sedekah, dan muhasabah.
Tiga Pelajaran dari Maulid.
*Pertama: Cinta Nabi dibuktikan dengan ittiba'*
Nabi lahir dalam keadaan yatim, dibesarkan dengan jujur dan amanah. Kalau kita cinta, tiru kejujurannya dalam bekerja, amanahnya dalam memegang tanggung jawab.
*Kedua: Sholawat adalah penghubung hati*
Setiap kali kita mengucap "Allahumma sholli 'ala Muhammad", nama kita disebut di hadapan Nabi oleh malaikat. Bayangkan, nama kita sampai ke beliau. Maka jadikan sholawat sebagai zikir harian. Di jalan, di kantor, sebelum tidur.
*Ketiga: Maulid mengingatkan misi Nabi: rahmat*
> ÙˆَÙ…َا Ø£َرْسَÙ„ْÙ†َاكَ Ø¥ِÙ„َّا رَØْÙ…َØ©ً Ù„ِÙ„ْعَالَÙ…ِينَ
> _"Dan Kami tidak mengutus engkau wahai Muhammad melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam"_
> *(QS. Al-Anbiya: 107)*
Kalau kita mengaku ummat Nabi, maka jadilah orang yang membawa rahmat. Ramah ke tetangga, santun ke orang tua, adil dalam usaha.
*Penutup dan Ajakkan Praktis*
Memperingati Maulid tanpa sholawat itu seperti tubuh tanpa ruh. Dan bersholawat tanpa meneladani Nabi itu seperti cinta tanpa bukti.
Mulai malam ini, mari kita buat target kecil:
1. *100x sholawat setiap hari.* Bisa dicicil: 20x setelah sholat 5 waktu.
2. *Baca 1 halaman sirah Nabi setiap minggu.* Agar cinta kita ada dasarnya.
3. *1 amal kebaikan atas nama Maulid.* Sedekah, menengok orang sakit, atau memaafkan.
Ya Allah, jadikan kami umat yang benar-benar mencintai Nabi-Mu. Kumpulkan kami bersama beliau di surga-Mu. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
0 Komentar
"Tinggalkan komentar yang membangun dan bermanfaat. Komentar yang mengandung spam, tautan promosi (jika tidak relevan), atau SARA akan otomatis dihapus oleh sistem. Melangkah maju membawa harapan dan impian!"